Sugino, Petani Asal Kulon Progo Sukses Juara 1 Tingkat DIY

WARTA DLH, PENGASIH - Pengabdian dalam pengelolaan lingkungan mendatangkan berkah bagi salah satu warga Pedukuhan Gegunung Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih.

Adalah Sugino (49), pria yang berprofesi petani ini meraih penghargaan Kalpataru Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mewakili Kulon Progo, Sugino berhasil mengungguli para nominator dari Kabupaten/Kota yang lain.  

Melalui Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Nomor 667/32881 Tentang Pemenang Seleksi Kalpataru Tingkat DIY Tahun 2020, Sugino dinobatkan sebagai Juara I kategori Pembina Lingkungan, Kamis (26/11/2020).

Juara II diraih Dr. H. Moh, Habib, M.Ag asal Kabupaten Bantul. Sedangkan, Dr. Ing. Ir. Paulus Bawole, MIP dari Kota Yogyakarta mendapatkan Juara III.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa menang karena tujuan saya bukan hadiah. Semata-mata agar lingkungan hidup lestari dan terkelola dengan baik,” ujar Sugino kepada WARTA DLH saat ditemui di kediamannya, Rabu (16/12/2020).

Sugino menuturkan apa dipaparkan pada Tim Verifikasi saat penilaian adalah yang dilakukan selama ini, mencakup pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pelestarian sumber mata air, dan pengelolaan sampah.

Berpengalaman sebagai penyuluh swadaya, Sugino mengkoordinir masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani “Tani Makmur” dan Gapoktan “Sendang Lestari” bertani organik dengan penanggulangan hama secara alami dan pemakaian pupuk kompos.

“Dengan pemakaian pupuk organik dan agen hayati, kami mewujudkan olah pangan yang ramah lingkungan dan ramah konsumsi,” tandasnya.

Berbekal semangat “Iso Nandur Ngopo Tuku” yang selalu digaungkan Pak Hasto (Mantan Bupati Kulon Progo yang kini menjabat Kepala BKKBN RI-red), Sugino mampu menggerakkan warga sekitar dalam pemanfaatan lahan pekarangan.     

Sejak tahun 2018, Kelompok Wanita Tani Mawar Lestari dan Kelompok Taman Toga PKK Kampoeng Jampi didorong agar menanam berbagai sayuran dan tanaman obat keluarga (toga) di pekarangan.  

Bekerjasama dengan PT. Naturindo Fresh, hingga kini di wilayahnya telah tumbuh subur 170 jenis tanaman toga sehingga Kampoeng Jampi berprestasi Juara III Tingkat DIY Tahun 2019.  

Nandur sesarengan, masyarakat sugih pangan,” ucapnya.

Sugino juga membina Kelompok Pembudidaya Ikan “ULAM SARI’’ Paingan untuk memanfaatkan lahan tidur dalam budidaya ikan lele hingga menghasilkan rata-rata 4 kuintal daging per sekali panen. Air limbah kolam lele pun digunakan untuk penyiraman, sehingga tanaman tumbuh subur tanpa pengobatan dan pemupukan secara kimia.

Di bidang peternakan, Sugino memberikan pendampingan kepada masyarakat memanfaatkan instalasi digester biogas sehingga limbah ternak tidak mencemari lingkungan.

“Sejak 13 tahun yang lalu saya sudah menggunakan biogas. Sebelum ada biogas, kotoran sapi yang berlimpah kalau musim penghujan bisa sampai mencemari pekarangan tetangga,” tambah alumni SMK Ma’arif Wates Jurusan Mesin Otomotif lulusan 1991 tersebut.

Memberikan tanggapan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo Drs. Sumarsana, M.Si mengucapkan selamat dan menilai Sugino memang pantas mendapatkan penghargaan Kalpataru karena pengabdiannya kepada lingkungan yang luar biasa.

Sumarsana mengapresiasi peran Sugino dalam mendirikan, mendampingi dan membina Bank Sampah Mawar Asri 1 dan 2 yang pada awal berdiri hanya beranggotakan belasan orang di tingkat RT sekarang menjadi ratusan.

“Saya berharap apa yang telah dilakukan Pak Gino ke depan dapat diperluas lagi dan selalu di baris depan mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah sehingga bisa habis di tingkat rumah tangga dan tidak ada yang lari ke TPA Banyuroto,” harapnya.

Sementara itu, di kalangan warga, Sugino dikenal aktif dalam setiap sosial kemasyarakatan dan bisa merangkul semua kalangan. Demikian dikatakan Sukadi, salah satu warga Gegunung.

“Sosoknya penuh optimis dan Beliau sangat aktif di masyarakat. Kami semua mendukung dan berharap Beliau bisa mengharumkan nama baik wilayah dan berhasil di Tingkat Nasional,” kata Sukadi.

Sugino pun berpeluang besar mengikuti jejak pegiat lingkungan hidup asal Kabupaten Kulon Progo Ir. Saptono Tanjung yang berhasil Juara 1 Kalpataru Tingkat Nasional Kategori Pembina Lingkungan Tahun 2017 silam. (Prd)