Penanaman Pohon Dalam Rangka Program Konservasi Sumber Daya Air di Hargorejo

WARTA DLH, KOKAP – Konservasi sebagai salah satu upaya pengelolaan sumber daya air dimaksudkan untuk menjaga dan mempertahankan kelangsungan serta keberadaan sumber daya air, termasuk daya dukung, daya tampung, dan fungsinya. Dalam kehidupan sehari-hari, konservasi sumber daya air dapat dilakukan dengan cara penanaman pohon di sekitar mata air.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo Ir. RM Astungkoro, M.Hum di sela-sela acara penanaman pohon di Pedukuhan Ngaseman Kalurahan Kalurahan Hargorejo Kapanewon Kokap, Jum’at (13/11/2020).

“Konservasi sumber daya air merupakan upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang,”tuturnya.

Lebih lanjut Ketua KORPRI Kabupaten Kulon Progo tersebut menghimbau agar segenap lapisan masyarakat Kulon Progo ikut aktif menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sumber daya air.  

Bagian upaya melestarikan sumber mata air, di Kalurahan Hargorejo diadakan gerakan penanaman pohon yang terselenggara atas kerjasama KORPRI Kabupaten Kulon Progo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo, dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Binangun.

Pembiayaan kegiatan berasal dari APBD Kabupaten Kulon Progo melalui DLH dengan Pengadaan Tanaman Pohon sekitar mata air sebanyak 1.089 pohon senilai Rp. 106.722.000,- yang didistribusikan ke 4 Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kalurahan Hargorejo dan Perumda Tirta Binangun senilai Rp. 15.016.000,- untuk bantuan biaya pembelian pohon, penanaman pohon, pupuk kompos, penyiangan/dangir, dokumentasi dan bantuan stimulan.

4 KTH dimaksud meliputi, KTH Sempulur Pedukuhan Ngaseman, KTH Maju Pedukuhan Sangkrek, KTH Bares Pedukuhan Gunung Rego, dan KTH Wonomulyo Pedukuhan Gunung Kukusan.

PJ Lurah Hargorejo Ahmad Suyudi mengungkapkan, selama ini ke empat pedukuhan di wilayah Hargorejo bagian utara itu, memang termasuk pelanggan tangki dari BPBD untuk memenuhi kebutuhan air bersih terutama di musim kemarau.

Pihaknya yakin dengan adanya penghijauan dapat melestarikan sumber-sumber mata air yang ada di Hargorejo sehingga meski kemarau melanda air bersih tetap tersedia.

“Mewakili semua masyarakat, kami menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan,” ucapnya.

Sementara itu Direktur Perumda Air Minum Tirta Binangun H. Jumantoro, S.E mengharapkan semua bibit pohon yang ditanam bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman keras seperti gayam, beringin, dan aren akan mampu menampung air sehingga keberlangsungan mata air bisa terjaga. Sedangkan, tanaman buah-buahan bisa berbuah lebat dan bermanfaat ekonomi untuk masyarakat.

“Apabila ketersediaan air di tengah masyarakat tercukupi dan berkualitas, tentu sangat mendukung ketugasan kami dalam mewujudkan Visi Misi perusahaan,” kata Jumantoro usai penyerahan bibit dan penanaman secara simbolis kepada perwakilan KTH. (Prd)