Langkah-Langkah Pengomposan Sampah Organik Sisa Kegiatan Dapur

ARTIKEL DLH, WATES - Berikut ini ulasan singkat langkah-langkah/prosedur pengomposan sampah organik sisa kegiatan dapur (untuk skala rumah tangga) :

  • Menyiapkan komposter beserta dengan perlengkapannya.
  • Menyiapkan bumbu kompos. Bumbu kompos dapat dibuat dari serbuk gergaji kayu atau sekam padi dicampur dengan kompos atau pupuk kandang. Adapun perbandingannya 1 : 1.
  • Memasang jerami basah/kardus di atas sarangan.
  • Memasukkan aktifator (kompos) setebal kurang lebih 10 cm di atas jerami/kardus.
  • Merajang/memotong kecil-kecil sampah organik sisa kegiatan dapur seperti sisa sayuran/buah/makanan/ampas, dan lain-lain. Potongan-potongan yang sudah didapat kemudian dimasukkan ke dalam komposter.
  • Menaburkan bumbu kompos di atas potongan tadi dan aduk hingga tercampur rata.
  • Apabila di hari berikutnya juga dihasilkan sampah organik lagi, maka lakukan seperti langkah 5 dan 6.
  • Jika kondisi di dalam komposter nampak basah, tambahkan bumbunya dengan takaran agak banyak lalu aduk merata.
  • Sebaliknya jika nampak kering, semprotkan air ke dalam komposter secukupnya lalu aduk hingga merata.
  • Setelah kurun waktu 3 – 4 minggu, kompos yang dimasukkan pertama kali sudah jadi (yang ditandai dengan lapuknya jerami/kardus). Selanjutnya, pemanenan dapat dilakukan setiap hari dari lubang komposter di bagian bawah.
  • Keringkan/angin-anginkan kompos yang dipanen sebelum digunakan.
  • Alat komposter sebaiknya digunakan secara berkesinambungan/kontinue. Sampah organik dimasukkan dari bagian atas dan pemanenan kompos dari bagian bawah.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. (Prd)