DLH Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19 Untuk Bank Sampah Se-Kulon Progo

WARTA DLH, WATES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) untuk pengurus bank sampah.

Bantuan berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bekerjasama dengan CSR PT. Fajar Surya Wisesa melalui Asosiasi Bank Sampah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Penyerahan simbolis dari kementerian melalui asosiasi bank sampah,  diserahkan oleh Ketua Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) DIY Dr. Bambang Suwerda, S.ST.,M.Si  di Bank Sampah Gemah Ripah Bantul pada hari Sabtu 4 Juli 2020,” kata Kepala Seksi Persampahan dan Pengembangan Kapasitas Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo Herri Setyowati, S.H.

Paket bantuan yang berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, dan mie instan 10 bungkus, kemudian disalurkan kepada masing-masing bank sampah se-Kabupaten Kulon Progo secara bertahap.

“Totalnya ada 120 paket sembako. Dulu pas awal pengajuan hanya mendapatkan alokasi 110 paket, namun Alhamdulillah pada saat pengambilan ditambah lagi 10 paket,” imbuhnya.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Kulon Progo Drs. Sumarsana, M.Si, pemberian bantuan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keberadaan bank sampah dan sebagai stimulan untuk tetap aktif mengelola sampah meskipun pandemi COVID-19 melanda.

Bank sampah diharapkan berperan optimal dalam pengelolaan sampah di wilayah masing-masing berlandaskan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R).

“Jika sampah di sekitar bisa dikelola dengan baik, maka Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kulon Progo yang berlokasi di Kalurahan Banyuroto Kapanewon Nanggulan tidak akan cepat penuh,” tandasnya.

Dua sampai tiga tahun ke depan, DLH menargetkan setiap kalurahan di Kabupaten Kulon Progo minimal terbentuk satu bank sampah. Kondisi sekarang, belum semua kalurahan memiliki bank sampah.

“Berdasarkan data yang ada, dari 88 Kalurahan dan 1 Kelurahan di Kulon Progo, yang belum memiliki bank sampah ada 58 Kalurahan,” ujarnya saat penyerahan bantuan kepada perwakilan bank sampah di halaman DLH, Senin (6/7/2020). (Prd)