Pelepasan Penyu di Pantai Trisik

Pada hari Minggu (9/8/15) di Pantai Trisik dilangsungkan kegiatan pelepasan penyu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Konservasi Penyu yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PPM UGM di Desa Banaran, Galur. Kantor Lingkungan Hidup Kulon Progo beserta masyarakat umum lainnya turut berpartisipasi dalam kegiatan pelepasan penyu ini dengan menjadi adaptor. Pelepasan penyu pada Pekan Konservasi Penyu ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyelamatan penyu. Pantai trisik merupakan salah satu pantai yang menjadi lokasi pendaratan penyu untuk bertelur, dan di Pantai Trisik ini pulalah terdapat tempat yang oleh masyarakat setempat dijadikan tempat penetasan telur penyu. 

Menurut Ketua Kegiatan, Wimpie Gerda Kusuma bahwa di Pantai Trisik ini terdapat tempat konservasi penyu tetapi kurang diperhatikan. Wimpie berharap agar kedepan nantinya masyarakat luas di Kulon Progo mengetahui kalau di Trisik ini terdapat tempat konservasi penyu, masyarakat semakin peduli terhadap konservasi penyu. 

Penyu merupakan fauna yang dilindungi, sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan. Jenis yang ada di Trisik yaitu penyu lekangLepidochelys olivacea ), menyukai lokasi / pantai dengan karakteristik bergumuk dengan tanaman pelindung berupa pandan, cemara udang serta rumput lari- lari. Dengan demikian sudah semestinya habitat yang disukai penyu tersebut dipertahankan dan dilindungi agar penyu mau mendarat dan bertelur. Edukasi terutama kepada anak- anak usia sekolah sangat penting sehingga kelak dapat ikut serta menjaga penyu di wilayah mereka serta memiliki kesadaran pentingnya perlindungan kepada penyu yang termasuk hewan langka dan dilindungi. Hal ini pula lah yang mendorong mahasiswa KKN UGM ini juga melakukan kegiatan edukasi konservasi penyu ke beberapa Sekolah Dasar di Trisik. Semoga penyu tidak hanya dapat dilihat dalam foto- foto dokumentasi tetapi juga dapat dilihat secara langsung di alam dan tetap lestari.