KT Mugi Lestari Raih Juara I "Penyelamat Lingkungan" Dalam Seleksi Kalpataru Tingkat DIY

Maju dalam seleksi kalpataru tingkat DIY 2015, Kelompok Tani Mugi Lestari berhasil meraih juara/ peringkat pertama pada kategori penyelamat lingkungan. Hasil penilaian diumumkan pada pelaksanaan peringatan hari lingkungan hidup pada tanggal 14 Juni 2015 yang lalu di Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut diserahkan piagam dan trofi sebagai bentuk penghargaan. Kelompok Tani ini telah berjasa dalam penyelamatan lingkungan di wilayahnya, yaitu di Pedukuhan Tegal sari, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo. 

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh KT Mugi Lestari mengungguli peserta lainnya dari DIY, dengan kagiatan unggulan dalam konservasi air dan tanah. Berikut ini beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam KT. Mugi Lestari:

1. Penyelamatan sumber mata air, sejumlah 21 lokasi dengan debit rata- rata 2 liter/ detik (musim kemarau) dan 6 liter/ detik saat musim penghujan. Dalam rangka mendukung pelestarian air, telah dibudidayakan dan penanaman penyangga mata air, diantaranya Aren serta tanaman lain seperti beringin, gayam, preh, kluwih, sukun dll. Upaya mempertahankan mata air dengan pemberlakuan larangan penebangan pohon dengan radius 100 meter di sekitar mata air. Selain itu pelestarian hutan rakyat tetap dipertahankan oleh kelompok sebagai upaya pendukung terbentuknya sumber- sumber mata air. Air yang ada ditampung dan dibagikan ke masing- masing warga. Sebagai penanda akan pentingnya keberadaan mata air dan sarana pendidikan bagi generasi muda dan anak- anak, maka telah dipasang nama- nama mata air yanga da, serta slogan- slogan misalnya "Cintailah satwa", "Selamatkan Keanekaragaman hayati". 

2. Pengembangan agroforestri dengan adanya kolaborasi antara tanaman kehutanan dengan pertanian, perikanan dan lan sebagainya. Beberapa tanaman agroforestri yang dikembangkan diantaranya: sengon, jati, mahoni, pete, kakao, rambutan, manggis. Pemanfaatan lahan yang ada dilakukan dengan penanaman tanaman budidaya yang lain di bawah tanaman tegakan/kayu, diantaranya: tanaman salak, temu, kencur, jahe, kapulogo. 

3. Pengembangan kegiatan perikanan dengan memanfaatkan kemelimpahan ketersediaan air dan lahan di bawah sumber mata air/ lahan pekarangan kelompok;

4. Pengembangan sistem irigasi untuk mengairi sawah maupun menciptakan sawah- sawah baru.

5. Penyelamatan satwa langka, seperti: ayam alas/ hutan, trenggiling, burung, landak, ganggrangan dan luwak.

6. pelestaria tanaman anggrek, kepel, dan kokosan sebagai pendukung keanekaragaman hayati

7. Pengembangan pembuatan pupuk organik, dan kegiatan lainnya sebagai upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan. 

Adapun manfaat dari beberapa kegiatan teersebut diatas yaitu terjaganya ketersediaan air tanah dan adanya peningkatan hasil produk pertanian serta ekonomi warga masyarakat di Tegalsari, Purwosari, Girimulyo. Bahkan air tanah tersebut juga ikut dimanfaatkan oleh masyarakat di luar Desa Purwosari. 

Selanjutnya pada tahun mendatang Kelompok Tani Mugi Lestari dapat diajukan dalam seleksi kalpataru tingkat nasional. 

 

 

Kegiatan di Kelompok Tani Mugi Lestari