Langkah Praktis Membuat Kompos Dari Sampah Rumah Tangga

Sebagian besar sampah rumah tangga terdiri atas sampah organik yang mudah membusuk, misalnya sampah dapur dan sampah dedaunan hasil kegiatan menyapu dari pekarangan. Sampah jenis ini dapat dimanfaatkan sebagai kompos, tentunya setelah melalui proses pengomposan. Secara praktis, langkah-langkahnya dapat diuraikan sebagai berikut.

Terlebih dahulu pilah sampah-sampah yang mudah membusuk sebelum dikomposkan. Cacah sampah hingga berukuran 2 - 3 cm. Peram di dalam komposter dengan cara mencampur sampah yang telah dicacah tadi dengan kompos, perbandingannya 1 : 1. Kompos sebagai bahan campuran bisa diganti dengan abu atau serbuk gergaji.  

Aduk merata kemudian dimasukkan ke dalam komposter atau dapat juga sampah hasil cacahan tadi dimasukkan ke dalam komposter kemudian ditutup selapis kompos setebal lebih kurang 1 cm. Ulangi langkah yang sama di hari berikutnya.

Aduklah peraman sampah di dalam komposter setiap 5 hari sekali kemudian ditutup kembali dengan kompos setebal lebih kurang 2 cm. Jika terlihat kering, siramlah peraman sampah tersebut secukupnya. Tampung air lindinya untuk disiramkan kembali ke dalam komposter.

Setelah 3 sampai 4 pekan pemeraman, panenlah kompos. Ciri-ciri kompos yang telah matang dan siap dipanen yaitu remah, bau seperti tanah, dan warnanya hitam. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan sebagai media tumbuh, pemulih tanah, atau bioaktivator peredam bau. Selamat Mencoba ! (Prd)