AC Mobil Dan Pengaruhnya Terhadap Lapisan Ozon

Lapisan Ozon adalah lapisan yang terdapat di stratosfer yang terdiri dari molekul-molekul ozon (O3). Lapisan ini berada pada ketinggian 15 - 60 km di atas permukaan bumi dan berfungsi menghalangi hampir semua sinar UV-B yang dipancarkan matahari, sehingga akan mengurangi sinar UV-B jatuh ke permukaan bumi.

Sinar UV-B adalah sinar yang dipancarkan matahari dengan energi yang cukup tinggi. Karena energi yang dikandungnya cukup tinggi, maka apabila sinar ini jatuh ke permukaan bumi dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan manusia antara lain kanker kulit, katarak, penurunan daya tahan tubuh, dan gangguan terhadap makhluk hidup lain.

Jika lapisan ozon mengalami penipisan maka sinar UV-B yang mencapai permukaan bumi akan meningkat, mengakibatkan bumi dan kehidupan di dalamnya menjadi terancam. Lapisan ozon menjadi tipis karena rusak akibat adanya bahan-bahan kimia buatan manusia seperti Chlorofluorocarbon (CFC) atau Freon 12 (R-12) yang banyak digunakan sebagai bahan pendingin, antara lain pada AC mobil.

Mobil ber-AC dengan CFC-12 / Freon-12 / R-12 sebagai pendinginnya maka secara otomatis ikut menyumbang terhadap menipisnya lapisan ozon. Sebenarnya CFC-12 / R-12 merupakan bahan yang diatur penggunaannya. Perjanjian internasional yang mengatur produksi dan penggunaan bahan-bahan perusak lapisan ozon termasuk CFC-12 (R-12) adalah Montreal Protokol.

Apabila AC mobil memang masih menggunakan CFC-12 / R-12 maka disarankan untuk melakukan perawatan secara rutin di bengkel yang telah memiliki sertifikat dan dilengkapi dengan alat Recovery dan Recycling CFC-12 (R-12). Jangan sekali-kali membuang sisa CFC-12 (R-12) ke udara.

Lakukan pemeriksaan dengan baik dan cocokkan jenis bahan pendingin sebelum melakukan pengisian ulang. Hal ini akan lebih aman untuk lingkungan, pemakaian CFC menjadi lebih irit dan memperpanjang waktu pemakaian. Kurangi kebocoran CFC-12 (R-12) dengan mnghidupkan AC selama minimal 10 menit setiap minggu agar seal tetap mengalami pelumasan.

Ketika AC mobil memang memerlukan perbaikan yang cukup berat maka untuk pemakaian sebaiknya mengganti sistem pendinginnya dengan menggunakan HFC-134a (R-134a) atau Hidrokarbon (HC). HFC-134a (R-134a) dan Hidrokarbon merupakan bahan pendingin yang lebih ramah lingkungan dan banyak digunakan pada AC mobil produksi/keluaran baru. (Prd)