Berharap Penataan Arsip Jangan Mogok Lagi : Srikandi Arsip Sampaikan Saran Ini Sebelum Pamitan

WARTA DLH, WATES- Enam tenaga arsip Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo (yang selanjutnya disebut Srikandi Arsip) melakukan pendampingan dalam penataan dan pengelolaan kearsipan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selama 20 hari kerja terhitung sejak Senin (3/2).

Sebelum pamitan pada Jum’at (28/2), para Srikandi Arsip menyampaikan saran-saran agar penataan arsip di DLH tetap berjalan meski sudah tidak mendapat pendampingan secara langsung.

“Dalam hal penataan, DLH sebaiknya melengkapi sarana prasarana arsip yang memadai. Kemudian menunjuk pegawai yang benar-benar kompeten dalam pengelolaan kearsipan. Agar lebih fokus, syukur kalau ada rekruitmen arsiparis” saran Lilis Apriana Sari salah satu Srikandi Arsip asal Sentolo.

Lilis menambahkan penaatan arsip jangan menunggu sampai menumpuk, tetapi dilakukan setiap hari secara konsisten. Ia mengakui menata arsip memang butuh ketelatenan.

“Modalnya telaten, mulai dari memilah berdasar jenisnya hingga mengelompokkan sesuai tahun arsip. Setelah itu baru arsip diolah penyimpanannya dengan tidak lupa diinput dan diberikan deskripsi arsip secara lengkap” ujarnya.

Menurut Faya Nur Annisa Damantya rekan Lilis, setiap pegawai idealnya memiliki pengetahuan tentang arsip agar di setiap bidang mampu mengolah arsipnya masing-masing.

“Di samping kompetensi pengelolaan, yang tak kalah penting adalah selalu tersedia sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk penyimpanan arsip” tandasnya.

Rekan yang lain, Neni Fitriani mengenang ketika hari pertama datang ke DLH. Ia mengatakan arsip-arsip dalam kondisi ditumpuk pada rak yang berdebu dan tampak kotor. Arsip-arsip bidang tercampur dengan arsip bagian sekretariat.

“Waktu awal kami datang, arsip susah dicari karena belum dikelompokkan sesuai bidangnya. Sekarang sudah tertata, tinggal bagaimana upaya DLH untuk melanjutkannya usai tugas kami selesai” kata Neni.

Jum’at (28/2) merupakan hari terakhir bagi 6 (enam) Srikandi Arsip dalam melaksanakan ketugasannya di DLH. Mulai Senin (2/3) Srikandi Arsip masing-masing yaitu Dewi Ayu Fajriani (Bantul), Neni Fitriani (Galur), Faya Nur Annisa Damantya (Bantul), Lilis Apriana Sari (Sentolo), Avi Prastiana (Sentolo), dan Siti Fatimah (Galur) akan melanjutkan road show Program Pendampingan Penataan Arsip Tahun 2020 ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. (Prd)