Fasilitasi Migrasi Ke Website Baru, Dinas Kominfo Gelar Sosialisasi Jilid II

WATES, dlh.kulonprogokab.go.id- Belum semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggunakan template website baru. Hal tersebut segera direspon cepat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo. Pada Jumat (8/11/2019), Dinas Kominfo pun menggelar sosialisasi mekanisme migrasi dari website lama ke website baru bertempat di Ruang Sermo Gedung Binangun I Lantai 2 Sekretariat Daerah Kulon Progo. Sejumlah OPD yang kondisi sekarang masih menggunakan website template lama pun diundang sebagai peserta. Acara ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang dihelat 2 minggu sebelumnya, tepatnya hari Rabu (23/10/2019).

Menurut Sutarman, S.S.T.P, M.eng Kepala Bidang Aplikasi Teknologi Informatika Dinas Kominfo Kulon Progo, program migrasi dari template lama ke template baru bertujuan agar tampilan website OPD menjadi lebih baik.

“Kelebihan template website yang baru ialah tampilannya enak dipandang mata dan lebih komunikatif. Selain itu, sudah responsif karena bersesuaian dengan tampilan di smartphone” ujarnya.

Menyinggung data-data yang ada di website lama, Ia mengatakan OPD tidak perlu merasa khawatir. Sebab data base nya tetap sama, hanya casingnya saja yang ganti. Apabila dalam proses pemindahan data OPD mengalami kendala, pihaknya pun siap membantu.

Guna mempermudah penataan isi dalam website baru, Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo menyusun buku panduan Admin website upgrade yang telah diunggah melalui laman https://kominfo.kulonprogokab.go.id/.

“Panduan sudah diupload di web nya kominfo. Dengan demikian para admin website OPD dapat mengakses dan mempelajarinya. Selanjutnya, jika menemui kendala dapat segera dikonsultasikan kepada kami” kata Tahuchid Instruktur Website dari Dinas Kominfo Kulon Progo.

Tahuchid menjelaskan dalam panel admin website versi baru sudah tersedia menu Lihat Web. Adanya menu ini, tentu mempermudah admin untuk preview atau melihat hasil postingan maupun setting yang dilakukan pada web. Perbedaan lainnya adalah dalam hal upload dokumen.

“Jika website versi lama dibatasi file berukuran maksimal 2 MB, maka dalam website versi baru dapat mengunggah file berkapasitas lebih besar. Caranya dengan menggunakan layanan menu link ke Google Drive” terangnya. (Warta DLH/Prd)