Kulon Progo Usulkan Tiga Peserta dalam Seleksi Kalpataru Tingkat DIY Tahun 2015

Dalam rangka mendorong peningkatan peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, sejak tahun 1980 pemerintah memberikan penghargaan Kalpataru pada setiap peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Penghargaann tersebut diberikan kepada masyarakat yang telah melakukan usaha luar biasa dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup. Masyarakat yang dimaksud meliputi orang atau kelompok masyarakat yang secara mandiri/ swadaya telah melakukan pelestarian lingkungan hidup yang memberi dampak soial, ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya. 

Terdapat empat kategori dalam penghargaan kalpataru, yaitu:

1. Perintis Lingkungan: diberikan kepada warga masyarakat bukan pegawai negeri dan bukan tokoh organisasi formal yang berhasil mengembangkan dan melestarikan fungsi lingkungan hidup yang merupakan kegiatan baru bagi daerah atau kawasannya.

2. Pengabdi Lingkungan: diberikan kepada petugas lapangan (PPLH, PPNS LH, Penyuluh Lapangan, Petugas Lapangan Kesehatan, Jagawana, Penjaga Pintu Air, TNI, Polri, Guru, dan lain-lain yang mengabdi pada pelestarian fungsi lingkungan hidup.

3. Penyelamat Lingkungan: diberikan kepada Kelompok masyarakat informal yang berhasil melakukan upaya- upaya pelestarian, dan pencegahan kerusakan ekosistem.

4. Pembina Lingkungan: diberikan kepada pengusaha atau tokoh masyarakat yang melestarikan fungsi lingkungan hidup, mempunyai pengaruh dan prakarsa untuk penyadaran dan peningkatan peran serta masyarakat ataupun menemukan teknologi baru yang ramah lingkungan.

Tahun ini Kulon Progo melalui Kantor Lingkungan Hidup mengajukan 3 (tiga) peserta dalam seleksi kalpataru tingkat DIY, yaitu:

1. Isna Mansuuroh, S.Pd. dari SMKN 1 Pengasih sebagai Pengabdi Lingkungan 

2. Sudaryono dari Karangasem Sidomulyo, Pengasih untuk kategori Perintis Lingkungan

3. Kelompok Tani Mugi Lestari dari Tegalsari, Purwosari, Girimulyo untuk kategori Penyelamat Lingkungan.

Penilaian telah dilaksanakan pada tanggal 23 April 2015 oleh Tim Penilai yang berasal dari Pemda DIY, Perguruan Tinggi dan LSM.