Tak Ingin Jadi Pemuda Mental Tempe, Saka Kalpataru Tempa Diri Di Jelitaku 2019

WATES, dlh.kulonprogokab.go.id- Bentuk eksistensi, Saka Kalpataru yang bernaung di bawah Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo berpartisipasi dalam kegiatan Jelajah Wisata Kulon Progo (Jelitaku) Tahun 2019 yang diadakan oleh Kwartir Cabang Kulon Progo. Pelepasan peserta Jelitaku telah dilaksanakan pada Sabtu (26/10/2019) pagi bertempat di Halaman Pemda Kulon Progo. Secara keseluruhan, Jelitaku dilaksanakan selama 3 hari dari Sabtu sampai dengan Senin (26-28/10/2019). Jelitaku XIV tahun 2019 mengangkat tema "Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda" dan Motto "Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan" dengan Slogan "Kami Siap Mengembara".

"Dari Saka Kalpataru mengirimkan 2 sangga, sangga putra dan sangga putri. Masing-masing beranggotakan 8 orang. Selama Jelitaku, Dewan Saka juga turut serta mendampingi" kata Hafiz, siswa kelas XI SMK N 2 Pengasih yang juga salah satu anggota saka.

Kegiatan dalam Jelitaku XIV Tahun 2019 dibagi dalam beberapa bidang, meliputi kegiatan umum, kegiatan upacara, kegiatan prestasi, giat prestasi non akumulasi, kegiatan pengembaraan, kegiatan persahabatan, kegiatan pribadi, dan kegiatan bakti. Dalam kegiatan prestasi terdapat pembuatan kerajinan dari sampah plastik dan pentas seni. Khusus kegiatan pengembaraan terbagi dalam 2 etape, etape I menempuh rute Wates-Pengasih-Sentolo, sedangkan etape II rutenya Sentolo-Galur-Lendah-Panjatan-Wates.

"Dalam kegiatan pentas seni, Sangga putri dari Saka Kalpataru membawakan Tari Mapadendang, sedangkan sangga putra menampilkan Tari Kecak" ujarnya.

Guna menunjang kelancaran kegiatan Jelitaku XIV Tahun 2019, sarana-prasarana pendukung meliputi Lokasi Perkemahan, Lokasi Evakuasi, Petugas Kesehatan, dan Petugas Keamanan telah disiapkan oleh sangga kerja.

Beragam kegiatan dalam Jelitaku masuk dalam ajang penilaian dan dilombakan. Kategori kejuaraannya yaitu Juara umum nantinya berhak mendapatkan Trophy bergilir Bupati Kulon Progo. Sedangkan, untuk kejuaraan antar sangga memperebutkan predikat sangga terbaik putra/putri hingga peringkat 5 besar dan juara 1,2,3 putra/putri pada setiap giat lomba. Masing-masing pemenang akan mendapatkan trophy kejuaraan dan piagam penghargaan.

Adik-adik saka dalam kiprahnya di berbagai kegiatan memang tidak digaji. Semata-mata berbekal kecintaannya pada pramuka dan kepeduliannya pada lingkungan hidup serta memperkaya pengalaman berorganisasi semasa sekolah. Meski tidak setenar saka wira kartika, saka bhayangkara, saka pariwisata, dan saka lainnya, namun saka kalpataru berhasil membuktikan termasuk saka yang eksis di Kulon Progo. Demi mempertahankan eksistensi, sudah sewajarnya mereka mendapatkan dukungan baik moril dan materiil dari segenap pimsaka, entah bagaimanapun caranya. Terlebih secara prestasi tak perlu diragukan, karena di tahun 2018 kemarin berhasil menyabet Juara II Sangga Terbaik Putra se-Kabupaten Kulon Progo.

"Doakan yang terbaik buat saka kalpataru ya pak" pintanya melalui pesan singkat. (Warta DLH/Prd)