Tahun 2019 Akan Berakhir, Percepat Serapan Kas Kegiatan

WATES, dlh.kulonprogokab.go.id- Tidak sampai 2,5 bulan lagi tahun 2019 akan berakhir. Di kalangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tentunya grafik kesibukan meningkat seiring hasil pencermatan terhadap kegiatan apa yang sudah terealisasi dan kegiatan apa yang belum terealisasi. Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan keuangan, bendahara pengeluaran dari masing-masing SKPD mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulon Progo. Bimtek dilaksanakan pada hari Selasa (22/10/2019) bertempat di Ruang Sermo Gedung Binangun I lantai 2 komplek Sekretariat Daerah Kulon Progo. Kepala BKAD Kabupaten Kulon ProgoTriyono, SIP.,M.Si beserta dengan Meylani Lestari, SE Kepala Sub Bidang Kebijakan Pengelolaan Keuangan Bidang Anggaran dan Sri Sugiyarti, SE Kepala Sub Bidang Belanja Bidang Perbendaharaan, masing-masing bertindak sebagai narasumber.  

"Saat bimtek disarankan agar mempercepat serapan kas kegiatan hingga pertengahan Desember, kalau bisa di atas 90 %, syukur bisa mencapai 100 %. Mengacu evaluasi pelaksanaan anggaran triwulan III tahun 2019, yaitu perlu dilakukan peningkatan kualitas rencana kerja sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat" tutur Astuti, S.Si Bendahara Pengeluaran Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo kepada Warta DLH.

Ia menyampaikan indikator kinerja pelaksanaan anggaran yang digunakan sebagai penanda kinerja SKPD dari aspek keuangan dan berimbas pada Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) diantaranya indikator penyerapan anggaran (bobot 50 %) dan gap anggaran kas (bobot 50 %). Dari hasil evaluasi, diketahui kinerja semua SKPD sampai dengan triwulan III rata-rata 85,98 %.

"Dijelaskan bahwa kesalahan umum dalam pelaksanaan anggaran disebabkan penyusunan anggaran kas dibagi rata entah 12 bulan, semesteran atau triwulanan. Padahal seharusnya memperhatikan desain pelaksanaan kegiatan dan kapan kegiatan itu akan dilaksanakan" imbuhnya.

Pada bimtek tersebut juga diberikan gambaran mengenai Standar Harga Barang dan Jasa (SHBJ) Daerah Tahun 2020. Terdapat beberapa perubahan berkaitan dengan honor dalam SHBJ 2020, antara lain honor Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) akan mengalami kenaikan 100 % dan honor pengelola keuangan naik sebesar 25 ribu rupiah. Selain itu, tahun depan 1 orang diperbolehkan merangkap jabatan, namun dengan syarat rekening belanjanya berbeda. (Warta DLH/Prd)