Rencana Pembangunan Hotel di Pedukuhan Seling Desa Temon Kulon, Masyarakat Bisa Sampaikan Saran

WATES, dlh.kulonprogokab.go.id- PT. Lentera Prosper Indo selaku pemrakarsa berencana melakukan pembangunan dan operasional Hotel di Jl. Raya Wates-Purworejo Pedukuhan Seling, Desa Temon Kulon, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan yang bergerak di sektor pariwisata bidang usaha penyediaan akomodasi jenis usaha hotel ini menggunakan lahan seluas 11.466 meter persegi dengan luasan bangunan 34.266 meter persegi.

Dampak kegiatan tersebut diperkirakan meliputi 1) Penurunan kualitas udara ambien 2) Peningkatan kebisingan 3) Penurunan kuantitas air tanah 4) Gangguan guna ruang jalan 5) Gangguan keselamatan lalu lintas 6) Gangguan kelancaran lalu lintas 7) Sikap dan persepsi masyarakat 8) Kesempatan kerja 9) Bangkitan ekonomi 10) Peningkatan pendapatan 11) Proses sosial masyarakat dan 12) Penurunan sanitasi lingkungan.

Guna mengatasi dampak-dampak di atas, dirancang rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebagai berikut. 1) Alokasi taman dan/ atau ruang terbuka hijau saat operasional 2) Pengelolaan peningkatan kebisingan dengan pendekatan teknologi yaitu penerapan metode bore piled pada saat konstruksi. 3) Pembuatan sumur air tanah dalam deep well dan PDAM Kabupaten Kulon Progo untuk menghindari penurunan kuantitas air tanah serta pembuatan saluran peresapan air hujan (SPAH) untuk konservasi air tanah. 4) Pembangunan IPAL untuk pengelolaan limbah cair untuk menghindari pencemaran air tanah dan air permukaan dari limbah cair yang dihasilkan. 5) Pembangunan TPS Limbah B3 dan pengelolaan bersama pihak yang terlisensi terkait pemusnahan dan pengangkutan Limbah B3.

Khusus dalam hal lalu lintas, akan dilakukan pengelolaan keselamatan lalu lintas, kelancaran lalu lintas dan gangguan ruang jalan dengan memasang tanda-tanda peringatan (pemberitahuan) bagi pengguna jalan, pengaturan jadwal pengangkutan yang tidak bersamaan dengan jam sibuk lalu lintas, larangan parkir di badan jalan yang digunakan oleh pengguna jalan lain (ada petugas dari pelaksana/kontraktor), serta pada pintu masuk dan pintu keluar kendaraan proyek akan menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas kendaraan proyek yang dilengkapi dengan peralatan yang lengkap.

Selain itu, akan diupayakan pengelolaan terkait kesempatan kerja, bangkitan ekonomi, peningkatan pendapatan, dan gangguan proses sosial masyarakat dengan pendekatan sosial dan kelembagaan serta hasil konsultasi publik.

Berdasarkan pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat Dalam Proses Analisis Dampak Lingkungan Hidup Dan Izin Lingkungan, maka terhitung mulai hari Senin tanggal 26 Agustus 2019, PT. Lentera Prosper Indo mengumumkan rencana kegiatan tersebut dan mengharapkan saran, masukan, dan tanggapan dari masyarakat terhadap rencana kegiatan tersebut dan sekaligus sebagai bahan kajian dan telaah dalam proses penyusunan AMDAL.

Batas waktu penyampaian saran, pendapat dan tanggapan adalah 10 (sepuluh) hari kerja terhitung sejak tanggal pengumuman ini (26 Agustus 2019) dan dapat disampaikan secara langsung kepada PT Lentera Prosper Indo Via Telp/Fax (0275) 322049 dan (0275) 324177 atau e-mail ke lenteraprosperindopt@gmail.com . Saran, masukan, dan tanggapan dapat juga disampaikan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY via Telp/Fax (0274) 588518 atau e-mail ke kajianlh@gmail.com dan Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo via Telp/Fax (0274) 774638 atau e-mail ke   dlh@kulonprogokab.go.id. (prd)