Ternyata 2 Dari 9 Kawasan Cagar Alam Geologi DIY Ada di Kulon Progo

WATES, dlh.kulonprogokab.go.id- Informasi mengenai Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) Daerah Istimewa Yogyakarta disampaikan dalam acara Sosialisasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 2026/K/40/MEM/2018 tentang Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi DIY yang dilaksanakan Senin (29/7/2019) pagi bertempat di RR. Sermo Kantor Bupati Kulon Progo.

"Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 2026/K/40/MEM/2018, telah ditetapkan 9 (Sembilan) lokasi  Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) di DIY di mana 2 di antaranya berada di Kabupaten Kulon Progo, yakni Goa Kiskendo yang berlokasi di Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo dan Eks Tambang Mangan Kliripan di Desa Hargorejo Kecamatan Kokap" tutur RR. Heni Hernawati, S.P.,M.Si Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo yang hadir mewakili Kepala Dinas.

Ia menambahkan 7 (tujuh) lokasi lainnya meliputi Monumen Batu Gamping Eosan (Sleman), Lava Bantal Berbah (Sleman), Endapan Vulkanik Candi Ijo (Sleman), Gunung Api Purba Nglanggeran (Gunung Kidul), Kawasan Pantai Wedi Ombo (Gunung Kidul), Situs Bioturbasi Kali Ngalang (Gunung Kidul), dan Gumuk Pasir Parangtritis (Bantul).

Kawasan yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri tersebut merupakan Zona Inti, sedangkan Zona/Kawasan Penyangga rencananya akan ditetapkan oleh Gubernur di akhir tahun 2019. Penetapan kawasan diharapkan terakomodir dalam Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan dipedomani untuk aktivitas yang terkait penataan ruang.

"Pada kesempatan tersebut dijelaskan arti pentingnya Kawasan Cagar Alam Geologi dan Geoheritage (KCAG) oleh Tim Geoheritage UPN "Veteran" Yogyakarta. Disampaikan pula program-program pemberdayaan masyarakat di Kawasan Cagar Alam Geologi dan Geoheritage oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA Setda Kabupaten Kulon Progo, sedangkan terkait pengelolaan kawasan cagar alam geologi dipaparkan oleh Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, dan pengembangan geoheritage oleh Kepala Pusat Survey Geologi" imbuhnya.

Kawasan Cagar Alam Geologi dan Geoheritage (KCAG) dapat difungsikan sebagai bagian dalam upaya mitigasi bencana, meningkatkan rasa cinta tanah air, wahana edukasi, pelestarian sejarah, budaya dan sumber daya alam serta peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar.

"Setelah sosialisasi, nantinya akan dibentuk Forum KCAG Tingkat DIY sebagai wadah koordinasi dan komunikasi serta ditindaklanjuti dengan pembentukan Forum KCAG Tingkat Kabupaten" pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut sejumlah pejabat dari Badan Geologi dan Kementerian ESDM, Dinas PUP-ESDM DIY, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Dinas Pariwisata DIY, Kepala Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan Setda DIY. Dari OPD Kulon Progo di antaranya BAPPEDA, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Camat Kokap, Pengasih dan Girimulyo, Kepala Desa Hargorejo, Karangsari, dan Jatimulyo serta Ketua Pokdarwis lokasi terkait. (prd)