Prakerin Di Sini Asyik dan “Makjleb” Ilmunya

Wates- Kesan itulah yang diungkapkan Alvin dan Amin, dua siswa kelas XI Jurusan Analisis Pengujian Laboratorium SMK Negeri 1 Panjatan saat ditemui Tim Warta DLH di Ruang Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo Jumat 21 Juni 2019. Keduanya Praktek Kerja Industri (Prakerin) di DLH Kulon Progo empat bulan sejak 01 April 2019 yang lalu.

Menurut Alvin Ibnu Ismawan yang akrab disapa Alvin, keduanya memilih lokasi prakerin di DLH Kulon Progo berdasar dua pertimbangan utama. "Pertama, jaraknya dekat dengan tempat tinggal sehingga tidak perlu tambahan untuk biaya keseharian. Kedua, kami senang dengan kegiatan laboratorium senyampang Lab yang dimiliki DLH Kulon Progo sarana prasarananya lengkap dan modern" katanya.

Pelajar yang mempunyai hobi Volley ini mengungkapkan Prakerin di DLH Kulon Progo asyik sebab banyak pengalaman yang diperoleh, terutama saat berpetualang mengambil sampel uji Lab ke berbagai pelosok. Mulai dari lokasi tepi jalan raya yang riuh akan kendaraan hingga pinggiran sungai yang medannya menantang.

"Salah satu pengalaman yang tak akan terlupakan ialah ketika pengambilan sampel air sungai di daerah Kedung Lilin, Jembatan Sukoreno, Jembatan Utara Polres dan Pemasangan Passive Sampler di Proliman Karangnongko bertepatan bulan Ramadhan kemarin. Padatnya kegiatan dan teriknya cuaca menuntut kami untuk dapat menjaga stamina dengan baik. Alhamdulillah terlampaui dengan lancar" ujar Syaiful Amin, rekannya satu tim.

Pelajar yang bercita-cita ingin menekuni bakat di bidang seni tersebut menambahkan atas arahan dan bimbingan Ibu Budi Sumartiningsih, S.Pd selaku guru pembimbing dari sekolah dan Pak Kahar, AMKL selaku pembimbing dari DLH banyak ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan Prakerin.

"Berkat bimbingan dari beliau dan didampingi Staf Laboratorium DLH, kami menjadi lebih terampil dalam pengukuran pH (Potential Hydrogen/ Derajat Keasaman), DHL (Daya Hantar Listrik/ Konduktivitas) dan DO (Dissolved Oxygen) dari sampel air dan pengetahuan tentang pengukuran sampel lain yang sebelumnya belum kami pelajari secara detail di sekolah. Pokoknya "makjleb" mas ilmunya" pungkasnya.

Terpisah, Herri Setyowati, S.H Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian DLH Kulon Progo menuturkan Dinas Lingkungan Hidup terbuka dan memberi kesempatan kepada siswa dari tingkatan Sekolah Menengah Kejuruan ataupun mahasiswa dari Perguruan Tinggi untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri. "Mengenai lama waktu Prakerin dan jumlahnya siswa/mahasiswa yang Prakerin tergantung kebijakan instansi asal masing-masing. Di samping itu juga perlu mempertimbangkan daya tampung dan daya dukung DLH" tuturnya.

Lebih lanjut Herri berharap siswa/mahasiswa yang Prakerin dapat mengembangkan inisiatif dan kreativitasnya sehingga berkontribusi terhadap penerapan inovasi-inovasi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo. Melalui kegiatan Prakerin semoga menjadi media memperoleh pengalaman kerja langsung (real) serta terbentuk etos kerja tinggi sebagai bekal memasuki dunia kerja dan menghadapi tuntutan pasar kerja global. (prd)