Terintegrasi Layanan Satu Atap, Pengunjung Stand Perizinan DLH di MPP Kulon Progo Kian Meningkat

Wates- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo konsisten dalam peningkatan integritas dan kemudahan pelayanan publik secara efektif dan efisien. Hal ini dibuktikan dengan andilnya DLH membuka layanan perizinan di Mall Pelayanan Publik Kulon Progo. Menempati stand nomor 19, Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo melayani pengurusan perizinan bidang lingkungan hidup.

"Secara garis besar, izin yang dilayani berkenaan dengan izin lingkungan. Untuk Izin IPLC dan TPS Limbah B3 sudah terintegrasi menjadi satu izin" tutur Kahar, AMKL Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo.

Kahar menambahkan sebelum mengurus perizinan, sebaiknya para pelaku usaha terlebih dahulu memahami mekanisme dan aturan yang berlaku sehingga cermat antara mengajukan SPPL atau UKL-UPL. "Seiring perkembangan teknologi, sebenarnya sudah terdapat layanan online pelayanan perizinan usaha melalui portal www.oss.go.id dengan demikian para pemohon izin diharapkan tidak gaptek. Sesuai kewenangannya, Dinas Lingkungan Hidup melakukan bimbingan dan pendampingan dalam penapisan hingga verifikasi dokumen terkait" lanjutnya.

Dihubungi secara terpisah YDB Resthu Aviantono, Petugas Front Office Perizinan DLH Kulon Progo mengungkapkan bahwa semenjak  diresmikan oleh Bupati Kulon Progo pada Jumat 28 Desember 2018 lalu keberadaan mall yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan Km 1 Wates dirasa sangat membantu masyarakat.

"Pengurusan perizinan DLH di MPP Kulon Progo dilayani tiap hari kerja (Senin - Jumat) mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB dengan jam istirahat 12.00 WIB - 13.00 WIB. Dari waktu ke waktu, khususnya stand yang dibuka oleh DLH ini, pengunjungnya makin meningkat. Rata-rata per bulan berkisar 15 - 20 orang. Kebanyakan dari mereka menanyakan persyaratan SPPL, permohonan penapisan, dan konsultasi permohonan ijin lingkungan" ungkap Resthu.

Salah satu latar belakang peningkatan jumlah pengunjung stand DLH adalah kemudahan akses pelayanan perizinan lintas OPD. "Karena sistem layanan satu atap, di MPP ini beberapa OPD terkait juga membuka stand, misalnya Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, DPMPT, serta Dinkes, sehingga jika pelaku usaha dalam mengurus perizinan memerlukan konsultasi dengan pihak lain, dapat segera menuju stand instansi yang bersangkutan" imbuh Resthu. (prd)