Gandeng Balai Hiperkes DIY, Dinas Lingkungan Hidup Uji Kualitas Udara Ambien Kulon Progo

Wates- Realisasi program rutin tahunan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo melakukan Uji Kualitas Udara Ambien. Bekerja sama dengan Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja D.I.Yogyakarta, pengambilan sampel berlangsung pada Senin (4/3). Imbang Sriarbadi, S.Si Staff Bidang Pengawasan dan Pengendalian DLH menuturkan bahwa berdasarkan keterwakilan wilayah dan studi kelaikan, lokasi yang dipilih yakni Perempatan Dekso Kalibawang, Perempatan Ngeplang Sentolo, Pertigaan Tugu Brosot Galur, Proliman Karangnongko Wates, dan Pertigaan Jangkaran Temon.

"Pengujian dilaksanakan setahun dua kali. Awal tahun ini dipilih bulan Maret, sedangkan akhir tahun direncanakan nanti di bulan Oktober" kata Imbang.

Terdapat tiga jenis parameter uji kualitas udara ambien, yaitu SO2, NO2, dan TSP. Secara teknis, dalam pengambilan sampel digunakan peralatan seperti halnya HVAS, larutan penjerap, dan anemometer. Nurrahman Hidayat, ST, M.Kes Pengelola Laboratorium Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja DIY menjelaskan sampel yang diambil selanjutnya akan diuji di Laboratorium Balai Hiperkes DIY.

"Dalam pengujian kadar debu, filter ditimbang sebelum dan setelah pemakaian. Data selisih diolah sehingga merepresentasikan kadar debu di kawasan tersebut. Dari proses pengambilan sampel untuk masing-masing parameter, pengujian, hingga penyusunan laporan administratif memakan waktu lebih kurang seminggu" papar Nurrahman.

Hasil uji kualitas udara akan dibandingkan dengan baku mutu lingkungan, baik yang diatur dalam Peraturan Menteri maupun Peraturan Gubernur. Data tersebut menjadi dasar pengambilan kebijakan pengelolaan lingkungan oleh pihak-pihak terkait. "Seiring makin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, kualitas udara ambien cenderung menurun. Dalam hal ini kesadaran dan kepedulian masyarakat serta perhatian serius dari pemerintah amat dibutuhkan" tandas Umi Kurniasih, Staff Laboratorium Lingkungan DLH Kulon Progo. (prd)