Ajang Kreativitas Lansia Millenial, BKL Melati Launching Toko Kuliner Online

Wates- Bina Keluarga Lansia (BKL) Melati Dayakan Pengasih seolah tanpa henti dalam mengembangkan berbagai macam kegiatan. Setelah program-program seperti posyandu, senam, pengajian, arisan, dan gladi keroncong berjalan dengan sukses, kini berinovasi dengan membuka usaha toko online yang diberi nama Melati Food (MF).

"Usaha ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi bapak/ibu pegawai, karyawan, guru, dan lainnya dalam pengadaan makan siang pada hari kerja. Kami mencoba menangkap peluang karena secara wilayah dekat dengan area perkantoran dan sekolah" ungkap Soedjarwoto, Manajer Melati Food.

Bertempat di Gedung Serbaguna Dayakan (Eks Gedung TK Kencana Putra), toko kuliner online dilaunching secara langsung oleh Joko Purwanto, Kepala Desa Pengasih hari Rabu 20 februari 2019 pukul 10.00 WIB. Hadir dalam acara tersebut pengurus RT/RW, Kepala Dukuh, tokoh masyarakat, perwakilan sekolah-sekolah di Kecamatan Pengasih, perwakilan pihak Kecamatan Pengasih, perwakilan dari instansi/OPD di wilayah Pengasih dan Wates, termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Joko Purwanto menyampaikan terimakasih kepada PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana-red) Kecamatan Pengasih atas bimbingan kepada BKL Melati Dayakan sehingga mampu melaksanakan program kegiatan dengan baik dan membuka unit usaha baru.

"Atas nama Pemerintah Desa Pengasih kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BKL Melati dengan inovasi dan kreativitasnya, semoga dapat memotivasi pedukuhan yang lain dalam mengembangkan kegiatan ekonomi secara berkesinambungan guna menunjang peningkatan taraf hidup masyarakat" tutur Joko.

Produk Melati Food diracik oleh 17 juru masak ahli kuliner di wilayah Pengasih yang sudah berpengalaman. Menu yang ditawarkan beragam mulai dari gado-gado, lotek, ketoprak, nasi box, aneka snack hingga aneka minuman dengan total varian menu 24 macam. Sistem pemasaran berbasis offline setiap hari pada jam kerja dan pemesanan dapat secara online dengan aplikasi whatsapp. Seiring berjalannya waktu, pemasaran sistem online akan menggunakan media instagram, facebook, dan marketplace belabeliku.com, demikian dijelaskan Suryono, Pendamping Operasional MF. "Bergerak dalam dagang dan jasa, kami juga memahami aturan belanja daerah sesuai SHBJ, sehingga apabila instansi melakukan pemesanan maka dapat koordinasi lebih lanjut. Kami mengutamakan pelayanan yang fleksibel dan luwes" papar Suryono.

Hadirnya bisnis kuliner yang dipromotori Bina Keluarga Lansia hendaknya mampu menjadi spirit bahwa di era millenial hari tua bukanlah hari untuk bermalas-malasan, apalagi mengisi masa tua tanpa karya. (prd)