Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Padukuhan III Panjatan

PANJATAN (WARTA DLH) - Sampah dapat menjadi masalah besar apabila tidak ditangani dengan tepat dan merupakan isu penting lingkungan hidup yang perlu penanganan secara teratur dan terpadu dari hulu sampai ke hilir perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle atau biasa disebut 3R yang dapat dilakukan secara mandiri dan kelompok.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo melakukan sosialisasi pengelolaan sampah sebagai upaya pengurangan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), mengurangi kebiasaan masyarakat dalam membakar sampah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dengan prinsip 3R secara mandiri maupun kelompok dengan membentuk Bank Sampah.

Sosialisasi pada bulan Agustus ini dilakukan pada tanggal 21 Agustus 2023 atas kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo bersama dengan KKN Universitas Negeri Yogyakarta yang bertempat di Padukuhan III Panjatan.

Dalam sosialisasi ini menghadirkan 2 (dua) narasumber yaitu dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo yang diwakili Muhammad Anwar Fauzi dan Giyarta dari Bank Sampah Sinergi Berdaya Temon. Sosialisasi turut dihadiri oleh Lurah Kalurahan Panjatan, Dukuh Pedukuhan Panjatan III, dan PKK Pedukuhan Panjatan III.

Dalam sosialisasi tersebut warga diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah yang dihasilkan. Warga Padukuhan III Panjatan juga diharapkan dapat memilah sampah menjadi 4 (empat) kategori yaitu Sampah Organik, Sampah Anorganik, Sampah Residu, dan Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun dengan menyediakan tempat sampah terpilah pada masing – masing rumah serta diharapkan dapat membentuk Bank Sampah sebagai sarana dalam pengelolaan sampah secara kelompok.

Di sisi lain, sosialisasi juga dimaksudkan untuk menyadarkan masyarakat tentang dampak negatif dari kebiasaan membakar sampah agar kedepannya warga masyarakat dapat meninggalkan kebiasaan dalam membakar sampah. (Anwar)