Kurangi Sampah Plastik, Gropyok Sampah Bawa Tumbler

Upaya pengurangan timbulan sampah rumah tangga maupun sampah sejenis sampah rumah tangga yaitu dengan menghindari pemakaian botol atau wadah air minum sekali pakai. Hal menarik tampak pada kegiatan Gropyok Sampah yang dilaksanakan oleh DLH Kulon Progo di Kalurahan Pagerharjo Samigaluh beberapa waktu yang lalu 26-8-2022, anak-anak siswa Sekolah Dasar yang mengikuti kegiatan  tersebut membawa botol air minum. Botol air minum isi ulang tersebut sering kita kenal dengan sebutan “Tumbler”.

Manfaat dari tumbler yaitu mengurangi penggunaan botol air minum sekali pakai, karena ketika air minumnya habis bisa dilakukan pengisian kembali saat di kelas atau di rumah. Kebiasaan membawa tumbler yang dilakukan oleh siswa sekolah ini merupakan kebiasaan yang baik, sehingga harus disebar luaskan informasi sebagai bagian dari kampanye pengurangan timbulan sampah melalui 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Pada era sekarang dimana sedang gencar kampanye terkait lingkungan hidup telah memunculkan berbagai ide kreasi bentuk tumbler. Tumbler tidak selalu monoton, namun sudah dikreasikan baik bentuk, warna maupun bahannya.

Perilaku mengurangi timbulan sampah plastik sebagaimana anak-anak sekolah yang membawa tumbler tersebut juga bisa diterapkan pada berbagai lingkungan, baik di lingkungan sekolah, lingkungan perkantoran, maupun pada kegiatan- kegiatan luar ruangan termasuk kegiatan gropyok sampah ini.

Jaga Lingkungan Kita, Mari Gunakan Tumbler. Salam Lestari.

(Penulis : Dedy Kunardi)