DLH Kulon Progo Sambung Silaturahmi Dengan DLHP Purworejo dan BSI Tri Guyub Rukun

PURWOREJO (WARTA DLH) - Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kulon Progo dan telah memperoleh Adipura karena mampu mengelola lingkungan kabupaten dengan baik.

Perjalanan dinas DLH Kulon Progo ke Kabupaten Purworejo dengan tujuan khususnya ke DLH dan Perikanan Purworejo dan Bank Sampah Induk Tri Guyub Rukun Purworejo merupakan bagian dari kaji banding dalam pengelolaan lingkungan terutama pengelolaan sampahnya.

Rombongan DLH Kulon Progo yang dipimpin Kepala Dinas Drs. Sumarsana, M.Si oleh Kabid Pengendalian Persampahan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo Bpk. Slamet, SIP., Rabu (25/5/2022).

Ada beberapa topik yang disampaikan selama pertemuan di DLH Purowrejo diantaranya terkait kondisi TPA Purworejo, bagaimana timbulan sampah saat ini, bagaimana pengelolaan sampahnya sehingga bisa memperoleh penghargaan Adipura.

Setelah selesai kunjungan di DLH Purworejo, perjalanan dilanjutkan ke Bank Sampah Induk Tri Guyub Rukun yang merupakan binaan dari DLH Purworejo.

Ada beberapa hal yang dibahas pada kunjungan ke BSI Tri Guyub Rukun diantaranya omset bank sampah setiap bulannya, kemudian terkait harga jual sampah di Purworejo bisa bersaing dengan perosok.

Semua jenis sampah anorganik diterima oleh BS unit tanpa kecuali termasuk sterofom.

Jenis plastik pet (botol minuman) yang diterima BS induk di press dan dikirim ke pabrik dengan bekerjasama  BS Induk Tri Guyup Rukun berdiri tahun 2013 dan terus berkembang sampai saat ini.

Ada beberapa bank sampah unit yang menjadi binaannya yaitu 80-an unit.

Selain menampung dari BS unit, BS induk juga menerima sampah dari luar bank sampah binaan.

Inovasi BS induk salah satunya membuat pasar sampah untuk pembelian takjil dengan menukar koin di BS induk.

Rombongan dari DLH KP ke Bank Sampah Induk Tri Guyup Rukun didampingi Sub Koordinator Persampahan (pak Supono).

Dengan adanya kaji banding tersebut diharapkan pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kabupaten Kulon Progo menjadi semakin baik dan semakin tuntas. (Anhar Isnawan)