Mengenal Si Cantik Phalaenopsis amabilis, Puspa Pesona Indonesia

ARTIKEL DLH KULON PROGO - Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, kira-kira apa yang ada di benak kita? Dikenal  dengan nama HCPSN. HCPSN diperingati setiap tanggal 5 November.

Tapi tahukah apa saja yang ditetapkan sebagai “Puspa” Bangsa Indonesia?

Ada tiga jenis bunga di Indonesia yang ditetapkan sebagai bunga nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Satwa dan Bunga Nasional, salah satunya adalah anggrek bulan Phalaenopsis amabilis.

Anggrek bulan Phalaenopsis amabilis banyak dibudidayakan dan menjadi tanaman koleksi karena memiliki nilai ekonomi dan memiliki keunggulan pada bunganya.

Bunga amabilis ini mampu bertahan cukup lama pada kondisi lingkungan yang bagus mampu bertahan sampai 2 bulan bahkan lebih.

Ukuran bunga dengan diameter bunga antara 6-10 cm (Cullen,1992).

Bagi pembudidaya anggrek, Phalaenopsis amabilis  ini seringkali dijadikan sebagai salah satu indukan, yang disilangkan dengan jenis anggrek bulan lainnya.

Anggrek bulan Phalaenopsis amabilis tersebar luas di Indonesia, dapat dijumpai mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua (Rahardi, 1997).

Phalaenopsis amabilis memiliki penamaan yang berbeda-beda menurut daerahnya diantaranya yaitu anggrek menur di Jawa Barat, anggrek wulan di Bali, dan anggrek terbang di Maluku (Suryowinoto, 1992).

Anggrek bulan Phalaenopsis amabilis masuk dalam keluarga/ Familia Orchidaceae atau yang lebih kita kenal sebagai keluarga anggrek, dan genus Phalaenopsis atau yang banyak dikenal masyarakat umum sebagai anggrek bulan.

Lalu bagaimana cara hidupnya di alam?

Jenis anggrek ini umumnya hidup secara epifit, yaitu menempel pada cabang atau batang pohon. Mengapa anggrek bulan ini banyak ditemukan di Indonesia?

Habitat asli dari anggrek ini yaitu di hutan hujan tropis, dan Indonesia memiliki jenis hutan ini, sehingga dapat dimengerti mengapa Phalaenopsis amabilis banyak ditemukan luas di Indonesia dan bahkan diabadikan sebagai “Puspa Pesona” Indonesia.

Bagaimana cara mengembang biakkan anggrek Phalaenopsis amabilis?

Sering kita menjumpai tetangga kita memelihara anggrek jenis ini tampak tumbuh rimbun dan sangat subur menempel di pohon perindang halaman.

Tapi tahukah cara bagaimana memperbanyaknya? Secara alami anggrek ini dapat mengeluarkan tunas-tunas baru pada ruas batangnya, selain itu juga dapat muncul tunas baru pada tangkai bunganya sehingga apabila sudah mengeluarkan akar dapat dipisahkan menjadi individu atau tanaman baru.

Seiring dengan berkembangnya teknologi budidaya anggrek, maka sekarang telah banyak dilakukan budidaya anggrek melalui laboratorium yang banyak dikenal dengan kultur jaringan atau juga melalui pengecambahan biji anggrek pada media tertentu di laboratorium.

Sebagai jenis anggrek spesies, Phalaenopsis amabilis  ini layak untuk dikoleksi karena memiliki bunga putih yang cantik saat bunganya mekar sempurna, dan kelebihan lainnya adalah lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan penyakit.

Ada baiknya bila kita menyukai anggrek ini dan ingin mengoleksinya maka kita pilih tanaman hasil budidayanya, bukan yang dicabut dari habitat aslinya.

Sebagai penutup, mari kita jaga kelestarian kekayaan alam Indonesia, Puspa Pesona Indonesia, Phalaenopsis amabilis. Salam Lestari. (Dedy Kunardi)

 

Referensi:

Cullen, J. 1992. The Orchid Book. Cambridge University Press. Great Britain

Rahardi, F. 1997. Album Tanaman Hias Trubus. Seri 32. Penebar Swadaya. Jakarta

Suryowinoto, M. 1982. Mengenal Anggrek-anggrek Spesies, Jilid 1: Terminologi. Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta